Adopsi Coral, yuk! :D

Yang suka diving, cuuuungg….. *gue masih berstatus belum jadi diver, masih dalam tahap pengumpulan duit buat ngambil license nya hihihi* pasti kalo diving yang dicari keindahan alam bawah lautnya kan? Kalo terumbu karangnya rusak, gimana dong? Apanya yang cantik dong? Kasian juga kan ikan-ikan kecil yang hidup di kawasan terumbu karang? Enggak ada ikan berarti pendapatan masyarakat sekitar juga tidak bisa lagi bergantung pada laut. Nah, kondisi terumbu karang di Indonesia cukup memprihatinkan akibat kerusakan di sejumlah kawasan Indonesia timur dan tengah. Padahal, sebagian terumbu karang di Indonesia yang mencapai 60.000 kilometer persegi berada di kedua wilayah itu. Ari Rondonuwu dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Sam Ratulangi, yang melansir data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyebutkan, hanya 30 persen terumbu karang dalam kondisi baik, 37 persen dalam kondisi sedang, dan 33 persen rusak parah. Berdasarkan yang saya baca dari http://www.goblue.or.id/tentang-terumbu-karang,  terumbu karang dapat tumbuh dengan baik di perairan laut dengan suhu 21° – 29° C. Masih dapat tumbuh pada suhu diatas dan dibawah kisaran suhu tersebut, tetapi pertumbuhannya akan sangat lambat. Itulah sebabnya terumbu karang banyak ditemukan di perairan tropis seperti Indonesia dan juga di daerah sub tropis yang dilewari aliran arus hangat dari daerah tropis seperti Florida, Amerika Serikat dan bagian selatan Jepang. Penyebarannya sendiri sebagian besar terumbu karang dunia (55%) terdapat Indonesia, Pilipina, Australia Utara dan Kepulauan Pasifik, 30% di Lautan Hindia dan Laut Merah. 14% di Karibia dan 1% di Atlantik Utara. Tuh liat sendiri kan, Indonesia adalah kawasan dengan terumbu karang terbanyak.

“Terumbu karang adalah struktur hidup yang terbesar dan tertua di dunia. Untuk sampai ke kondisi yang sekarang, terumbu karang membutuhkan waktu berjuta tahun. Tergantung dari jenis, dan kondisi perairannya, terumbu karang umumnya hanya tumbuh beberapa mm saja per tahunnya. Yang ada di perairan Indonesia saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 juta tahun silam.” CUMA TUMBUH BEBERAPA MM TIAP TAUNNYA, DAN MULAI BANYAK YANG RUSAK! Kebayang kan harus nunggu berapa tahun lagi biar bisa liat terumbu karang yang cantik-cantik?

Terus apa yang bisa kita lakuin? Bergabung dengan gerakan-gerakan sukarelawan, atau terlibat aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Ada berbagai kegiatan yang bisa rekan-rekan ikuti, seperti jaringan sukarelawan survei terumbu karang (JKRI), trip-trip penelitian, reboisasi, magang di lembaga pelestarian lingkungan dan lain-lainnya (volunteer Reef Check). Atau, dengan adopsi coral seperti yang dilakukan oleh @EHDenpasar. Periode pertama ada 65 bibit adopsi coral dibawah laut Bali Barat, sekarang periode keduanya sudah dibuka lho. Sampai akhir April saja tapi, jadi yang mau ‘berkebun di bawah laut’… ayo ikutan, dengan Rp. 60.000 kamu sudah bisa turut menjaga laut 😉 Isi form http://t.co/TCriFCT7Yd –  konfirmasikan via email – bayar & konfirmasikan sebelum 20 April 2013 😀

  1. Bibit coral adapsinya adalah jenis Porites Cylindrica,
  2. Nanti akan ada Dokumentasi Coral Adopsi dengan nama kalian, buat update status dan menarik inspirasi orang lain agar bisa ikut berkontribusi,
  3. Posisi Koordinat Bibit Adopsi Kalian, jadi bisa check in di bibit kalian pakai foursquare 😉
  4. E-certificate, paperless dan tidak perlu bahan bakar untuk transportasi pengiriman 😉
  5. Laporan Pertumbuhan selama 3 Bulan (karena setelah itu coral akan tumbuh naturally. Weather and nature will take over),  + mention langsung via twitter jika kalian punya akun twitter. Kalian jadi punya sense of belonging terhadap apa yang kalian tanam, karena ini ‘anak’ adopsi kalian yang kelak akan besar dan banyak berkontribusi 😉
  6. Kalau ada yang kurang jelas bisa mention @EHDenpasar / 083.114.250.497 (Ika Juliana).

Yuk!earth-hour-bali

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s