#SaveOrangutans, si hewan endemik milik Indonesia.

Real act to #SaveOrangUtans. Buy @wellborncompany’s tee. All profit goes to @orangutanku. Sms 085720111357

 

Yuk, pada pesen baju dari @wellborncompany ini, semua keuntungannya 100% akan didonasikan ke @bornean_OU sebagai kontribusi kita atas penyelamatan orangutan http://wellborncompany.com/index.php?id_product=556&controller=product&id_lang=1 ….

Udah pada tau kan kalau populasi orangutan di Indonesia kini makiiiiiiiiiin berkurang? Mereka sebagian besar hidup hutan di daerah Sumatra dan Kalimantan. Tapi kenyataannya kini, hutan-hutan hijau berkurang 90% karena perubahan alih fungsi hutan yang menjadi lahan kelapa sawit. Tempat tinggal mereka dibakar dan bahkan beberapa dari mereka pun ikut terbakar, tega emang liatnya?!!!! Sempet baca juga dari kompasiana bahwa ada lagi sebab berkurangnya lahan hutan. Salah satunya di Kalimantan, berita daru Centre for Orangutan Protection (COP) bahwa para politisi dan pejabat pemerintah telah mensponsori dan membiarkan tindak kejahatan yang terus menerus terjadi disana. Pemerintah Daerah Kalimantan Timur dengan Departemen Kehutanan membangun jalan poros Bontang-Sengata sepanjang 60km membelah Taman Nasional Kutai pada tahun 2002. Pembangunan ini telah menghancurkan para habitat orangutan. Diperkirakan, 22.000-70.000 orang telah merambah dan menduduki Taman Nasional Kutai. Ironisnya, Pemerintah malah menetapkan kawasan yang dirambah menjadi desa dan kecamatan seluas 23.712hektar. 😦

Sekarang, @bornean_OU sedang berencana melepas liarkan orangutan namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan  yaitu:

– Lokasi pelepasliaran harus diperhatikan. Setiap orangutan dilepasliarkan pada titik yg berbeda utk menghindari persaingan.

– Hal penting lainnya dalam pelepasliaran adalah menyiapkan sarana dan prasarana yg mendukung.

– Kandang transportasi dan sumpit atau senapan bius merupakan perlengkapan utama dalam pelepasliaran. 

– Persiapan penting lain adalah studi fenologi di area pelepasliaran dan persiapan transek. Pengamatan fenologi meliputi studi siklus hidup flora fauna di lokasi rilis dan iklim yg mempengaruhi siklus itu. Fenologi bermanfaat untuk mengetahui daerah yg berbuah banyak & kapan buah-buahan itu dapat dikonsumsi orangutan. Transek pengawasan adalah jalur setapak yg diprediksi akan sering dikunjungi oleh orangutan.

– Sarana pendukung lain yg dibutuhkan dalam pelepasliaran adalah kandang aklimatisasi. Di kandang aklimatisasi, orangutan memulihkan diri dari perjalanan & beradaptasi dgn lingkungan baru sebelum pelepasliaran.

– Selain sarana dan prasarana, SDM juga harus dipersiapkan dengan baik agar kegiatan pelepasliaran berjalan lancar. Persiapan SDM meliputi seleksi dan pelatihan bagi Tim PRM (Post Release Monitoring) yg bertugas memonitor orangutan pasca rilis. Proses pelepasliaran belum selesai. Tim PRM harus memantau orangutan selama minimal 1 tahun. Tim juga diturunkan ke lapangan untuk memeriksa kemajuan dan persiapan rilis untuk operasi pelepasliaran mendatang.

Nah, apakah kamu mau turut berpartisipasi? Dengan Rp 50 rb berarti kamu telah ikut mendukung ketersediaan pakan bagi orangutan selama perjalanan ke lokasi pelepasliaran. Dengan Rp 100 rb berarti kamu telah mendukung biaya angkut 4 orangutan dari pusat rehabilitation ke airport. Dengan Rp 500 rb, kamu ikut mendukung kebutuhan lapangan selama 1 th. Dengan Rp 5 juta berarti kamu telah menyediakan 1 radio tracking implant, pembiayaan cek genetik & kesehatan utk 1 orangutan. Donasi Rp 10 juta, berarti kamu telah membantu pembiayaan transportasi udara untuk 1 orangutan ke titik transit. Dapatkan informasi lebih lanjut di http://orangutan.or.id/donate/  & jangan lupa cantumkan tujuan donasimu sebagai “DONASI RILIS”! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s